Postingan

Januari Mati Si Tini

Gambar
Aku Dek Tini. Yang sekarang biasa dipanggil Mbak Tini sama keluarga besar karna sudah berusia mendekati 20 tahun. Atau dipanggil Tini sama teman - teman rumah yang sekarang berkurang banyak dan sama teman - teman SMA yang sekarang sudah mencar. Aku mau cerita pengalamanku ini yang mungkin terkesan kekanak - kanakan karena tulisan ini diketik di tahun 2014 yang sekarang sudah diedit pakai kata 'aku' ditahun 2016. Aku hanya cerita, loh. Jadi, baca saja. Karena disini tak ada lawakan. Apalagi romansa. Jadi kalau bosan, juga tutup saja. Semoga kamu menikmati dan pula tidak menikmati. Pernah tidak, kamu nonton film atau sinetron sekalipun dan menikmati tiap adegan tanpa berpikir bagaimana rasanya kalau - kalau jadi salah satu tokoh di filmnya? Aku sering. Sering sekali. Dan sama sekali nggak akan terpikir di otak, kalo ternyata aku jadi salah satu peran, yang malah utamanya, di suatu adegan film. Bukan bergenre tentang scie-fi, romance, comedy atau yang menyenangkan la...

Penghuni Bumi

“Tumben pagi-pagi kamu udah lari pagi! Biasanya jam segini kan kamu masih hibernasi, Ven.” Celetuk Rian melihat adiknya memasuki rumah dengan sepatu ket yang ditentengnya.             “Besok-besok kamu bangun pagi terus olahraga kayak gini lagi dong! Biar kamu ga kayak beruang. Kerjaannya kalo ga makan ya tidur, terus keluyuran ga jelas sama Mars ke alun-alun …” sambar Gian. Ditoyornya kepala Venus disebelahnya. Dengan cekatan, Venus mengambil mangkuk berisi mie yang masih hangat dari tangan Gian. “Keluyuran ke alun-alun kan sama aja olahraga, bang! Lari juga!”gerutu Venus. Mulutnya penuh dengan mie hasil bajakannya dari Gian. “Lari sih lari, Ven.. Tapi jangan bajak mie orang juga kale!” Gian kembali menyambar mie nya. “Tenang aja.. Besok aku bakal hibernasi lagi. Tapi jadwalnya bakal diubah. Makan, tidur, terus makan lagi!” Ujar Venus melengos pergi ke kamarnya. Dilanjutkan menutup pintu kamar berposter Monster Inc favor...

Rindu dan Kenangan

Jogjakarta, Juni 2007                         Sisa hujan tadi malam menimbulkan suasana sejuk pagi ini. Tidak ada salahnya jika kesejukan itu membuat seorang pria yang beberapa tahun lagi akan menginjak kepala empat, duduk di teras rumahnya untuk menikmati bau khas embun seperti yang biasa ia lakukan tiap Minggu pagi. Dengan sarung yang masih ia kenakan usai solat subuh tadi, ia pelan-pelan menyeruput kopi pertamanya hari itu. Sesekali ia membetulkan posisi kacamatanya. Kesendiriannya selama lima tahun tahun, tidak membuat pria itu tidak menikmati rasa kopi yang ia buat sendiri sambil membaca headline koran yang baru saja datang dari tukang koran langganannya. Meski begitu, kerinduan suasana lima tahun silam sangat melekat dibenaknya tiap kali ia menoleh ke sebuah kursi kosong disebelahnya. Kerinduan akan rasa kopi dan seorang wanita yang membuatnya. Seharusnya k...

Kue Kering

Jogjakarta, Agustus 2004 … Suasana Jogjakarta sudah hampir menuju tengah malam. Hujan deras yang turun sejak tadi pagi masih terus membasahi rumput dan beberapa tanaman  di halaman. Terlihat jelas sinar bulan yang terpantul ke arah kaca jendela yang saat itu berembun. Hembusan angin yang pelan-pelan masuk melalui lubang-lubang kecil ventilasi membuat malam ini lebih dingin dari biasanya.  Benar-benar saat yang sangat  tepat untuk duduk di sofa ruang keluarga yang empuk sambil menikmati secangkir teh hangat atau segelas susu panas dengan beberapa kue kering yang kemudian dicelupkan sedikit ke dalamnya. Suasana ruang keluarga yang tadinya hening, berubah menjadi seruan ketika seorang penyiar bola tiba-tiba muncul dilayar televisi. Siaran bola yang membuat dua orang laki-laki yang merupakan penggilanya sudah rapih mengenakan merchandise klub bola favoritnya. Volume televisi yang besar, teriakan dua orang penonton bola dengan topi,baju dan syall serba biru dan beb...

On 28 of March 2009

Gambar
Hari ini hari Kamis, 22 Maret 2012. Tepat 3 tahun 2 minggu dari hari meninggalnya Almh. Mariah Hana Mufida. Temen-temen gue biasa manggil dia, Fida. Temen SD gue yang kepergiannya akibat penyakit Steven Johson Syndrome . Penyakit langka yang katanya akan menyerang satu banding satu juta orang. Fatal. Fida itu tipikal orang yang lucu, asik dan ga pelit. Hampir setiap hari dia ngasih-ngasih permen atau makanan lain ke anak-anak. Cewe maupun cowo, semua dia kasih. Gue juga punya pengalaman asik sama dia waktu kelas 3. Waktu itu, gue bawa vicks ke sekolah. Kebetulan gue saat itu lagi deket dan sebangku sama dia. Karna kita orangnya isengan dan sangat kamseupay, kita mainin tuh vicks. Kita nyolek vicksnya dan diolesin di lobang idung. Karena saat kelas 3 itu jaman-jamannya anak yang polos, lugu dan ga tau apa-apa, temen-temen cowo gue juga ikutin ngelakuin hal yang menurut gue absurd banget. Setelah ngasih tau petunjuk permainan vicksnya, kita semua main. Alhasil, idung kita pada me...

Surat Pembaca

Beberapa hari yang lalu di pelajaran Bahasa Indonesia, kelas gue disuruh ngebuat surat pembaca gitu. Jadi, anak-anak kelasan gue disuruh nulis salah satu kekurangan sekolah gue beserta kritik dan sarannya. Nah, kalo punya gue mah hamdalah akhirnya untungnya masih normal-normal aja. Selesai ngerjain, gue ngeliat 2 kertas yang tergeletak dengan indah di meja gue. Satu punya Army, yang satu lagi gatau punya nya si kutil apa cebong atau emang juga punya Army. Gue yang penasaran akhirnya dengan iseng membaca (ea). Surat pembaca pertama buatan Army : FASILITAS UMUM DUDUK DENGAN TEMAN Dahulu, saya duduk di belakang. Tetapi, saya bosan karena terlalu ramai. Tetapi, saya pun pindah ke parkiran motor. Pertamanya sih.. gapapa. Tetapi, pas dilihat bapak Yamin, saya pun dilarang duduk disitu. Ini ceritaku.. Apa ceritamu? Kamu dan aku main  cerita-ceritaan. (Yang ini ditambahin sama Ibna.) Gue ngakak. Ngakak banget. Terus hening. Hening banget. Gue bingung. Bingung banget. ...